Tafsir Surah al Fatihah (9)
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
Yang Menguasi Hari Pembalasan (QS. 1:4)
Sebagian qurra’a membaca “مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ ” dengan meniadakan alif huruf mim. Sementara sebagian qurra’a lainnya membaca dengan menggunakan alif setelah mim menjadi “مَالِكِ”. Kedua bacaan itu benar dan mutawatir dalam qira’ah sab’ah.
“مَالِكِ ” berasala dari kata “al-mulku/kepemilikan”, sebagaimana firman-Nya
إِنَّا نَحْنُ نَرِثُ الأرْضَ وَمَنْ عَلَيْهَا وَإِلَيْنَا يُرْجَعُونَ
Sesungguhnya Kami mewarisi bumi dan semua orang-orang yang ada di atasnya, dan hanya kepada Kami lah mereka dikembalikan. {QS. Maryam : 40)
Sedangkan “Malikun” berasal dari kata “al-mulku” sebagaimana firman-Nya
لِمَنِ الْمُلْكُ الْيَوْمَ لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ
“Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?” Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. [al- Mu'min : 16] Baca selebihnya »
Mendamaikan diantara Manusia
31- باب الإصلاح بين الناس
Mendamaikan diantara Manusia
قال اللَّه تعالى: {لا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْوَاهُمْ إِلا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلاحٍ بَيْنَ النَّاسِ} .
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat makruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. (An Nisa: 114)
وقال تعالى: { والصلح خير } .
Dan berdamai itu adalah yang terbaik.”
وقال تعالى: {فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ } .
Bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu. [al-Anfaal : 1]
وقال تعالى: { إنما المؤمنون إخوة فأصلحوا بين أخويكم } .
Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu. [al-Hujurat : 10]
248- وعن أَبي هريرة رضي اللَّه عنه قال : قال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « كُلُّ سُلامى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ كُلَّ يوْمٍ تَطْلُعُ فِيهِ الشَّمْسُ : تَعْدِلُ بيْن الاثْنَيْنِ صَدقَةٌ ، وَتُعِينُ الرَّجُلَ فِي دَابَّتِهِ فَتحْمِلُهُ عَلَيْهَا ، أَوْ تَرْفَعُ لَهُ عَلَيْهَا مَتَاعهُ صَدقَةٌ، وَالْكَلِمَةُ الطَّيبةُ صدقَةٌ ، وبكُلِّ خَطْوَةٍ تَمْشِيهَا إِلَى الصَّلاةِ صَدقَةٌ ، وَتُمِيطُ الأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ » متفق عليه .
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam, bersabda : “Setiap ruas tulang manusia sebaiknya disedekahi (oleh pemiliknya) setiap hari, (sebagai pernyataan syukur kepada Allah atas keselamtan tulang-tulangnya. Dan macam sedekah itu banyak sekali), di antaranya berlaku adil di antara dua orang yang bersengketa, membantu teman ketika menaiki tunggangannya atau menaikkan barang temannya ke punggung tunggangannya, ucapan yang baik, setiap langkah yang kamu ayunkan untuk melakukan salat adalah sedekah dan menyingkirkan sesuatu yang merugikan di jalan, juga sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim) Baca selebihnya »
Keutamaan orang Islam yang Lemah dan Fakir
32- باب فضل ضعفة المسلمين والفقراء والخاملين
Keutamaan orang Islam yang Lemah dan Fakir
قال اللَّه تعالى: {وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ } .
Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka. [al-Kahfi : 28]
252- عن حَارِثَة بْنِ وهْب رضي اللَّه عنه قال : سمعتُ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقولُ : « أَلا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ الجنَّةِ ؟ كُلُّ ضَعيفٍ مُتَضَعِّفٍ لَوْ أَقْسَم عَلَى اللَّه لأبرَّه ، أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بَأَهْلِ النَّارِ؟ كُلُّ عُتُلٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ » . متفقٌ عليه .
« الْعُتُلُّ » : الْغَلِيظُ الجافِي . « والجوَّاظُ » بفتح الجيم وتشدِيدِ الواو وبِالظاءِ المعجمة وَهُو الجمُوعُ المنُوعُ ، وَقِيلَ : الضَّخْمُ المُخْتَالُ فِي مِشْيَتِهِ ، وقيلَ : الْقَصِيرُ الْبَطِينُ .
Dari Haritsah bin Wahab ra. Ia berkata : Saya mendengar Rasulullah SAW Bersabda : ” Maukah kamu aku beritahu tentang penghuni Surga? Yaitu orang yang lemah dan diremehkan, tetapi kalau dia minta sesuatu kepada Allah, tentu dikabulkan. Dan maukah kamu aku beritahu tentang penghuni Neraka ? Yaitu setiap orang yang kasar, keras lagi sombong.” ( HR. Bukhari dan Muslim) Baca selebihnya »
Tafsir Surah al Fatihah (8)
الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Arrahmaanirr rahiim (QS 1: 3)
Artinya: Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
{ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ }: mengenai pembahasannya telah dikemukakan dalam pembahasan basmalah, sehingga tidak perlu diulang lagi.
Al Qurtubhi mengatakan : “Allah menyifati diri-Nya dengan ar-Rahman ar-Rahim setelah Rabbul ‘alamin, untuk meyelingi anjuran (targhib) sesudah peringatan (tarhib), sebagaimana yang di Firmankan-Nya: Baca selebihnya »



