Buku Tamu
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Kritik dan saran yang membangun saya tunggu yah disini…..
Wa’alaikumsalam Warahmatullahi wabarakatuh,
A Dani Permana
Kembali ke http://adanipermana.co.cc
& Komentar »
Tinggalkan komentar
Muqadimah
Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur`an dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). [Al Baqarah : 269]
“Jika seorang anak Adam meninggal, maka terputuslah semua amalnya kecuali 3 hal : Shadaqah Jariyyah, Ilmu yg Bermanfaat dan Anak yg Shalih yg Mendoakannya.” (Hadits Shahih Riwayat Muslim no.1631, dan Ahmad 2/372)
Silahkan meyebarluaskan tulisan didalam blog ini dengan menyebutkan sumber urlnya dan dengan niat Lillahi ta’ala. Semoga dengan demikian da’wah Islam akan terlus berkelanjutan hingga kiamat.
Boookmark Me
-
Komentar Terakhir
- saepul mubarok on Ilmu Takhrij Hadits, Cara Mentakhrij Hadist dan Ilmu Sanad
- rera on Al Qur’an dan Ilmu Astronomi
- irawan on Man Ana?
- wiwit on Bagaimana cara membersihkan Najis Air Liur Anjing?
- Agus Suhanto on Download Tafsir Al Baqarah ayat 1 – 5
- abbas on Man Ana?
- titin on Man Ana?
- dian on Sejarah Turunnya dan Tujuan Pokok Al-Quran
- nana on Apakah Najis Kencing Bayi Yang Masih Menyusui?
- Nisa on Metode Pengajaran Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam kepada para Sahabat [3]
-
Tulisan Terakhir
- ebook – Tukang Fitnah Pasti Celaka
- ebook – Bolehkah Menghadap dan Membelakangi Kiblat Ketika Buang Hajat?
- ebook – Balasan Terhadap Orang Yang Durhaka
- ebook – Larangan Berbicara Ketika Buang Air Besar
- Ebook : Adab Masuk dan Keluar Jamban?
- Ebook : Apakah Air mani itu Najis atau tidak?
- Download Tafsir Al Baqarah ayat 1 – 5
- http://alhikmah.web.id
- Bagaimana hukum Air Madzi ?
- Kasih sayang dan berbuat baik terhadap anak yatim, perempuan, orang lemah dan miskin
- Tafsir Surah al Baqarah : 2
- Mengapa Perbuatan Bid’ah disenangi oleh Syaithan
- Tafsir Surah al Baqarah (1)
- Apakah Najis Kencing Bayi Yang Masih Menyusui?
- Bagaimana Membersihkan Tanah yang terkena Najis?
Free Ebook TerbaruArsip
- November 2009 (4)
- Oktober 2009 (3)
- Juni 2009 (10)
- Mei 2009 (7)
- April 2009 (4)
- Maret 2009 (1)
- Februari 2009 (4)
- Januari 2009 (7)
- Desember 2008 (2)
- November 2008 (10)
- Oktober 2008 (20)
- September 2008 (51)
- Agustus 2008 (45)
- Juli 2008 (120)
IT Tags-
Terpopuler:
Googlebot
SEO Monitor
Readers
Artikel Terbaru- ebook – Tukang Fitnah Pasti Celaka November 2, 2009
- ebook – Bolehkah Menghadap dan Membelakangi Kiblat Ketika Buang Hajat? November 2, 2009
- ebook – Balasan Terhadap Orang Yang Durhaka November 2, 2009
- ebook – Larangan Berbicara Ketika Buang Air Besar November 2, 2009
- Ebook : Adab Masuk dan Keluar Jamban? Oktober 26, 2009
- Ebook : Apakah Air mani itu Najis atau tidak? Oktober 26, 2009
- Download Tafsir Al Baqarah ayat 1 – 5 Oktober 14, 2009
- http://alhikmah.web.id Juni 29, 2009
- Bagaimana hukum Air Madzi ? Juni 24, 2009
- Kasih sayang dan berbuat baik terhadap anak yatim, perempuan, orang lemah dan miskin Juni 22, 2009
Kalendar
Tafsir Tematik Terbaru- Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Riyadhus Shalihin Terbaru
Syarah Hadist Terbaru
Fiqh
Al Masail Fiqhiyah Terbaru
Artikel Terbaru-
Statistik Blog
- 57,487 hits
Al Qur'an dan Tafsirnya
Blogroll
Hadist dan Syarahnya
- Al Adzkar
- Al Muwatho dan Syarahnya
- Hadist Dho’if dan Maudhu
- Musnad Imam Ahmad
- Riyadhus Sholihin
- Sahih Ibnu Khuzaimah
- Shahih Bukhori dan Syarahnya
- Shahih Muslim dan Syarahnya
- Sunan Abu Dawud dan Syarahnya
- Sunan Ad Darimi
- Sunan An Nasai dan Syarahnya
- Sunan At Tirmidzi dan Syarahnya
- Sunan Ibnu Majah dan Syarahnya
- Terjemah Shahih Muslim
Subscribes
Lokasi Pengunjung
Admin Area




assalamu’alaikum wr wb,
Jazaakallah, blog yang luar biasa membantu umat…mudah-mudahan banyak yang belajar dari sini dengan menjalankan as sunnah…amiin
Komentar oleh Ririn | Agustus 8, 2008 |
Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,
InsyaAllah, semoga blog ini menjadi sarana bagi para ikhwan dan akhwat dalam menuntut ilmu.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh,
Ahmad Dani Permana
Komentar oleh Dani Permana | Agustus 8, 2008 |
Assalamu’alaykum warohmatuLLAH,
JazakaLLAH. Kisah mas Dani dari belum bisa bahasa Arab sampai bisa menerjemahkan bahkan menulis artikel seperti dalam blog ini menginspirasi kami untuk mulai belajar bahasa Arab dalam rangka mempelajari Islam lebih dalam langsung dari Qur’an dan Hadist.
Semoga menjadi amal jariyah untuk mas Dani. Amin
Komentar oleh Abu Hanifah | Agustus 29, 2008 |
Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabaraktuh,
InsyaAllah akh abu Hanifah menjadi amal kita bersama.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad dani Permana
Komentar oleh A Dani Permana | Agustus 30, 2008 |
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kunjungan pertama nih,..
Gudang ilmu ternyata, senang bisa kenal AA Dani
Semoga bisa belajar dari AA Dani
Wassalamau ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Komentar oleh khusen | September 1, 2008 |
Mas Dani, tulisannya kurang kontras, tolong diberi warna yang kontras , hitam atau biru tua, mata cepat lelah baca tulisan warna abu-abu di background abu-abu.
Komentar oleh Tamu | September 2, 2008 |
Assalamu`alaykum Ustadz Dani, Jazakallahukhairan atas blog yg sarat dengan ilmu yg bermanfaat ini.
Kalo antum berkenan dan ga keberatan, saya berharap boleh belajar dan berdiskusi dengan antum, akhiy.
Walaupun hanya melalui dunia maya ini (via email)
Wassalamu’alaikum
Abu Khayrah
Komentar oleh Abu Khayrah | September 2, 2008 |
Wa’alaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh,
InsyaAllah saya berkenan
Wassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh,
Dani Permnana
Komentar oleh attanzil | September 3, 2008 |
Assalamu’alaikum wr.wb
Salam kenal
Komentar oleh sufimuda | September 4, 2008 |
Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,
Sama-sama salam kenal, semoga kita akan selalu bersilatuhrahiim.
wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,
A Dani Permana
Komentar oleh attanzil | September 4, 2008 |
Assalamualaikum, Salam Ukhuwah ^_^
Komentar oleh Abu Uwais | September 8, 2008 |
Wa’alaikum salam Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam kenal akhi…
Ahmad Dani Permana
Komentar oleh attanzil | September 8, 2008 |
Assalamualaikum a dani…
just visiting =)
great blog u got here…some day i ll built the same…InsyaAllah…setidaknya untuk kapasitas sy =)
keep productive bro
Komentar oleh Musashi | September 14, 2008 |
Assalamualaikum, Salam Ukhuwah
pencinta a.hassan yang membuka kedunguan beragama dalam masyarakat dan jiran tetangga.semuga gantinya ku temui disini insyaAllah.
Komentar oleh Haikal | September 22, 2008 |
Alhamdulillah, Mas Adani banyak Ilmu yang bisa di kongsi bersama. Mohon tidak keberatan saya copy dan sebarkan di blog beragas ye.
Sukron.
Komentar oleh agas | September 25, 2008 |
Assalaamu’alaikum mas..
salam kenal. Blog yang mas buat ini cukup bagus isinya untuk memperkaya khazanah beragama namun alangkah bagusnya apabila tidak menfatwakan bidah & sesat terhadap suatu ajaran khususnya tarekat (Tijaniah) didalam blog ini. Sebaiknya mas gali dulu secara mendalam langsung dari orang-orang yang berkompeten dan berwenang seperti orang-orang ditarekat Tijaniah, organisasi NU dan lainnya.
syukron
Reza
Komentar oleh Riza | Oktober 7, 2008 |
Kang, mohon kerelaan jika materinya di ‘copy’ dan disebarkan ya. Hanya Allooh yang akan membalas dengan pantas apa yang kita amalkan. Haturnuhun.
Komentar oleh taufik | Oktober 10, 2008 |
Assalamualaikum.
Terima kasih atas kehadiran blog ini, sangat menambah wawasan keislaman saya.
tks
Komentar oleh tanzil | November 11, 2008 |
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Akh, salam ta’aruf. Akhir2 nie ana lihat acara tv tentang pembuatan blog. Pas ana liat blog antum, ana juga tertarik untuk berkreasi, so antum is one of my inspirators. Alhamdulillah. Jujur ana kurang menguasai masalah dunia maya, so tolong kirim langkah-langkah cara membuat blog sendiri. Mdh2-an jadi amal dan langkah ke depan dalam memperluas dakwah Islam. amin. Jazakallah.Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Komentar oleh Ibnu Ummi | November 11, 2008 |
ane setuju dengan pendapat antum: bantahlah dengan ilmu. setiap amal harus dilandasi ilmu, supaya tidak seperti yahudi yang berilmu tapi tidak beramal, atau seperti nasrani yang beramal tanpa didasari ilmu.
salam ta`aruf akh dani
widi
universitas-quran.com
Komentar oleh widi | Desember 4, 2008 |
Komentar oleh attanzil | Desember 5, 2008 |
Aslalamualaikum wr wb
Alhamndulillah isi blog ini sangat berguna untuk bekal keseimbangan hidup dunia akhirat.
Blog kita ada kesamaan tema, meskipun sedikit berbeda metodologinya kita dapat bertukar link , supaya semua jadi lebih manfaat dan barokah,
Bagaimana Pak Ustadz Adanipermana ?
Semoga berkenan.
Ditunggu tanggapannya
alhamndulillah jazaakumullohu khoiro
Wasalam
Hari Wuryanto
Komentar oleh Hari Wuryanto | Desember 12, 2008 |
Tanggapan Untuk Akh Heri Wuryanto
Komentar oleh A Dani Permana | Desember 13, 2008 |
bagus sekali untuk menambah wawasan. semoga tetap berkarya.
Komentar oleh yelfi hendri | Desember 13, 2008 |
Asalamu’alaikum wr wb,
Pak Ustad Adani Permana perkenakan kami mengajukan permasalahan yang kami temui tentang makna Al-Quran Surat Ali Imron (3) ayat 103.
Pada penggalan kata “ wa’tashimu bi hablillahi jamii’an wa la tafarroquu”…….al-ayah Menurut terjamahan Al-Quran versi DEPAG RI sebagai berikut “ Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Alloh , dan janganlah kamu bercerai-berai….”
Menurut hemat kami sesuai dengan pengajian di majelis ta’lim kami dari makna Al-Quran versi DEPAG RI tersebut ada sepotong kata Bahasa Arab yang tidak ada maknannya yaitu kata “ Jamii’aan”
Makna lengkapnya menurut pengajian kami adalah “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Alloh DENGAN JARA BERJAMAAH, dan janganlah kamu bercerai-berai…”
Sebagai informasi metode pengajian di majelis ta’lim kampung saya , dengan cara memaknai kata demi kata dari bahasa Arab baik ketika mengkaji al-Quran maupun al-Hadis sohih, kemudian diterangkan maksudnya ditinjau dari kupasan dan konfirmasi hadis-hadis yang relefan.
Mohon kiranya Pak Ustadz Adani Permana sudi untuk memberikan penjelasan mengapa kata ‘JAMII’AAN” menjadi tidak ada maknanya, padahal itu mengandung pengertian yangsangat mendasar dan penting.
Harapan kami supaya ada penerangan tentang masalah ini untuk kalangan umat Islam pencari petunjuk jalan kebenaran.
Jazakallohu khoiro.
Wasalam
Komentar oleh Hari Wuryanto | Desember 15, 2008 |
Tanggapan untuk Akh Hari Wuryanto
Komentar oleh A Dani Permana | Desember 15, 2008 |
Alhamndulillah jazaakallohu khoiro atas jawabannya.
Wah buanyak deh dalil nya nih, dan juga disebutkan sumber dalilnya.
Pada prinsipnya pengertian jamii’an yang kita pahamai secara garis besar seperti yang Pak Ustadz paparkan di atas.
Cuma gini Pak Ustadz tentang pemaknaan pada AL-Quran versi DEPAG RI yang mana jamiian diartikan DENGAN CARA BERJAMAAH tetapi kenyataannya tidak diartikan,
lha ini kan bagaimanapun namanya pengurangan / penyembunyian keterangan.
Nah kita sebagai generasi penerus dari Bapak-bapak penterjemah tersebut dan mengetahui adanya kekurangan / penyimpangan tersebut , apa sebaiknya sikap kita , Pak Ustadz ?
Akankah kita hanya akan diam saja, membiarkan firman Alloh tetap seperti ini adanya?
Sedangkan kalau kita mengkaji QS Al-Baqoroh (2) : 159-160 “ Inna ladziina yak tumuna ma an zalna minal bay-yinati wal huda min ba’di ma bay-yanahu li nasi fil kitabi, ulaika yal’anuhumullohu wa yal ‘anuhumul la’inuun. Il-la ladziina tabu wa aslahu wa bay-yanu fa ulaika atuubu ‘alaihim wa anat-tawaabur –rohiim”.
Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan dari apa yang Kami (Alloh) turunkan diantara keterangan dan petunjuk sesudah Kami jelaskan di dalam kitab, mereka itulah orang dilaknati Alloh SWT dan juga dlaknati oleh seluruh makhluk (seluruh manusia, malaikat dll)
Kecuali orang yang bertaubat, memperbaiki dan menjelaskan ( klarifikasi kembali). Maka mereka itulah yang aku terima taubatnya, dan Kami Dzat Yang Menerima Taubat.
Bukankah kalau kita tahu dan mau mengingatkan itu kan baik, kecuali kalau kita sama-sama tidak tahu, mo dibilang apa.
Saya rasa ini bukan urusan remeh, ini serius tentu bagi orang yang peduli terhadap nasib Kitabillah yang kita terima sebagai amanah di bumi ini.
Bagaimana kita mau menutup mata, di mana hati nurani kita, bukankah Al-Quran ini dipakai rujukan seluruh lembaga pendidikan formal yang berbasik agama, MI, MTS sampai IAIN, lembaga pengajian,dijadikan bahan hujah bagi para mubaligh, ustadz, sebagai tempat menimba ilmu bagi orang yang kehausan ,sebagai pedoman hidup manusia se Indonesia, dll.
Bukannya saya mo usil, mencari sensai, merasa pintar, memancing kontroversi tapi sara rasa inilah bidang kita, yang meski masih dangkal namun dengan suara yang lemah dan pikiran kita dapat memberikan kontribusi kepada pihak pemerintah dalam hal ini DEPAG RI.
Keberanian saya pribadi mengungkap temuan ini dilatarbelakangi sebuah hadits riwayat Ahmad wa Tirmidzi wa Hakim Wa Baihaqi dalam Kitabul Kutbah fii Muhtarul Adilah “ alaa laa yamna’anna rojulan mahabatunasi an yatakallama bil haqi idza ‘alimahu, alaa inna afdholal jihaadi kalimatu haqin ‘inda sultoonin jair”
= ingatlah, sungguh jangan seseorang tercegah oleh rasa takutnya pada manusia untuk mengatakan barang hak apabila dia mengetahuinya, ingatlah se-afdholnya jihad adalah kalimat hak di sisi penguasa yang menyimpang”.
Inilah salah satu pengertian / konsep jihad / membela agama Alloh dengan diri, pikiran dan tenaga.
Bagaimana Pak Ustadz?
Mohon maaf sekiranya ini membuat tidak berkenan.
Wa salam
Hari Wuryanto
Komentar oleh Hari Wuryanto | Desember 16, 2008 |
Tanggapan
{Hari Wuryanto Wrote}
{Hari Wuryanto Wrote}
[Dani]
{Hari Wuryanto Wrote}
[Dani] Nah langkah-langkah anda untuk memperbaiki kekurangan terjemah dari lafadz “jami’an” bagaimana?
Komentar oleh A Dani Permana | Desember 16, 2008 |
Semua yang saya paparkan adalah fakta yang saya temukan (sementara menurut saya) bagaimana dengan yang lain sebagai bahan konformasi.
Saya menyadari tidak sebegitu mudah untuk merubah apalagi ke tingkat DEPAG RI. ini mungkin sudah systemnya begitu.
Namu yang lebih penting bagi saya adalah penyadaran bahwa mempelajari ilmu agama tidak cukup dengan autodidaktik semata, membaca-baca, namun untuk mencari kebenaran hakiki perlu bimbingan yang insentif, bimbingan secara terprogram dan berkelanjutan.
pembelajaran agama dengan media apapun baik ,cetak, elektronik hanyalah sebagai tahap awal motivasi, namun untuk “menunjukkan” apalagi agama tidak sekedar pengetahuan sebatas teori namun perlu praktek amalan yang memerlukan contoh peragaan.
Ikuti pembinaan tang insentif melalui majelis ta’lim , maka kita dapat sepuasnya bertanya tentang suatu praktek amalan.
Dengan hanya membaca-baca buku-buku agama sendiri, kalau ada kejanggalan dan keraguan rasanya sulit untuk konfirmasi.
Komentar oleh Hari Wuryanto | Desember 22, 2008 |
Sebuah hadits menerangkan ” ilmu adalah agama, solat adalah agama , maka lihatlah dari siapa engkau mengambail ilmu (agama) darinya dan (lihatlah)bagaimana engkau solat pada ini solat, karena sesungguhnya kamu akan ditanya di hari kiamat.”
Bukan berarti hadits di atas melawan sebuah hadits lain ” lihatlah apa yang dikatakan jangan engkau lihat siapa yang berkata”
Dari kedua hadits dapat diambil suatu pengertian.
Komentar oleh Hari Wuryanto | Desember 28, 2008 |
Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
Teruskan berdakwah dan berjuang sebagaimana jalan para Nabi ‘alaihim ash-shalaatu wa as-salaam dan para ‘Ulama dengan menyebarkan ilmu sebelum jihad dengan pedang. Salut keistiqamahan antum setiap hari posting, semoga ALLAH menjaga dan menambah ilmu kita semua dan membangkitkan semangat untuk selalu menyebarkan ilmu al-Quran dan as-Sunnah sesuai pemahaman as-salaf ash-shalih.
Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
Komentar oleh Abu Ali | Januari 15, 2009 |
Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,
Jazakallahu ahsanu jaza atas kunjungan antum ke blog ana, semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba Allah yang selalu berada di jalan-Nya. Amin
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
A Dani Permana
Komentar oleh adanipermana | Januari 15, 2009 |
Assalamu’alaikum…
Sangat bermanfaat blognya…
Komentar oleh mamas86 | Februari 20, 2009 |
Assalamu’alaikum,,,
Baru sempat liat blognya Ustadz,… Alhamdulillah bisa mendapat ilmu dr sini,,,
Jazakallah khairan…
Komentar oleh donalduck | Februari 27, 2009 |
Assalamu’alaikum….
baru nemu blog’y, mau nanya nich pendapatnya tentang guru mursyid. Mudah-mudahan bisa ditanggapi.
Komentar oleh sabani | Februari 28, 2009 |
Assalamu’alaikum,akhi…
senang sekali bisa bertemu dengan antum. ini kunjungan pertama ana. salam ukhuwah, semoga ana bisa menggali ilmu dari antum lebih banyak lagi. makasih “metode pembelajaran yang diajarkan rosul kepada para sahabat” nya…
wassalamu’alaikum..
Komentar oleh Silmi Ilma Hasanah | Maret 25, 2009 |
Jazaakallah, Semoga ini menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua.
rgds,
budi99
Komentar oleh budiman | April 28, 2009 |
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Semoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih baik. Amin
Komentar oleh noor hidayat | Mei 1, 2009 |
Komentar oleh attanzil | Mei 1, 2009 |
Nice blog ^_^
Komentar oleh Rona | Mei 8, 2009 |
Assalamu’alaikum,
terimakasih, sudah bikin saya sadar, kalau selama ini saya banyak membuang waktu. (curhat;p )
padahal banyak ilmu, terutama ilmu agama, yg bisa di upgrade terus…..kalo niat:) . ya seperti yg mas lakukan ini.
Wassalam.
Komentar oleh savitri | Mei 21, 2009 |
Komentar oleh attanzil | Mei 21, 2009 |
maaf. artikel saya koppy.
email; miftah.iain@gmail.com
blog; miftah8515.blogsport.com
Komentar oleh miftahululum | Mei 23, 2009 |
Nice blog…salam kenal
Komentar oleh sabani | Agustus 24, 2009 |