//
you're reading...
Syubhat Tarekat Tijaniyyah

Masalah 21 Jaminan surga tanpa hisab dalam Tarekat Tijaniyah merupakan jaminan yang sah

Pada hal 157 tertulis, Jaminan surga tanpa hisab dalam Tarekat Tijaniyah merupakan jaminan yang sah, berdasarkan penafsiran dari Al Quran, sunnah dan riwayat yang kuat dan sah, dalam hal ini pak Kyai berdalil dengan

  1. Hadist ” Sesungguhnya 70.000 umat ini akan masuk surga tanpa hisab, dalam teks yang lainya, tiap ribunya bersama 70.000 lagi, dalam teks lainnya” tiap orang akan bersama 70.000 lagi”.
  2. Firman Allah “Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. (Al Waqi’ah 13-14)
  3. (yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian. (Al Waqi’ah : 39-40)
  4. Dan lain-lain (silahkan di periksa dalam buku Tijaniyah ini dari hal 153-156)

Tanggapan: Adapun di seputar hadist orang-orang yang masuk syurga tanpa hisab diantaranya:

Dari Abu Hurairah r.a ia berkata: Bahwa Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Sebagian dari umatku yaitu sejumlah tujuh puluh ribu orang akan dimasukkan ke Syurga tanpa dihisab. lalu seorang lelaki berkata: Wahai Rasulullah, doakanlah kepada Allah supaya aku tergolong dari kalangan mereka. Rasulullah pun berdoa: Ya Allah, masukkanlah dia ke dalam golongan mereka itu. Kemudian bangun pula seorang dari golongan Ansar lagi lalu berkata: Wahai Rasulullah doakanlah kepada Allah supaya aku tergolong dari kalangan mereka. Rasulullah bersabda: Ukkasyah telah mendahului kamu. (HR Bukhori pada Kitab Pakaian No 5364, Muslim pada Kitab Iman No. 137)

Dari Sahl bin Saad r.a ia berkata: Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: Tujuh-puluh ribu orang atau tujuh ratus ribu. Abu Hazim tidak tahu dengan tepat orang yang akan memasuki Syurga dari umat Nabi Muhammad s.a.w. Sahl bin Saad menceritakan lagi bahwa mereka masuk ke Syurga dalam keadaan berpegangan antara satu sama lain. Orang yang pertama tidak akan masuk sehingga orang yang terakhir dari mereka memasukinya. Wajah mereka diibaratkan seperti bulan purnama (HR Bukhori pada Kitab Permulaan Kejadian No. 3008 dan Muslim pada Kitab Iman No. 322)

Sekali lagi saya mengatakan bahwa jaminan yang dikatakan Pak Kyai bahwa Jaminan surga tanpa hisab dalam Tarekat Tijaniyah merupakan jaminan yang sah, adalah perkataan batil yang harus di tolak oleh kaum mu’min karena dalam Al quran atau sunnah Nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam tidak menyebutkan suatu golongan manapun termasuk Tarekat Tijaniyah.

Kita lihat kedua hadist sahih tersebut diatas tidak menyebutkan sama sekali Tarekat Tijaniyah di jamin masuk surga tanpa hisab dan dalam ke 70000 tersebut tidak ada kata-kata kelompok tijaniyah. Hadist tersebut menyebutkan secara umum kepada siapa saja yang akan masuk surga dari umat Nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam.

Kesimpulan:

Masalah masuk surga tanpa hisab adalah kehendak Allah kepada siapa saja yang di kehendaki-Nya dari kalangan umat Nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam yang beramal shalih dan mengikuti Al Qur’an dan sunnah Nabi. Tidak ada satu dalilpun baik dari Al Qur’an maupun As sunnah yang menyatakan bahwa Tarekat Tijaniyah akan masuk surga tanpa hisab. Hadist di seputar 70000/700000 orang yang masuk surga tanpa hisab, kita tidak mengetahui secara pasti siapa mereka, karena hal tersebut adalah masalah yang ghaib yang tidak bisa di jaminkan oleh seseorang baik dia itu wali, syaikh atau Kyai. Terkecuali khabar dari Rasulullah sholallhu ‘alaihi wasallam, karena Allah berfirmanDan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar.” (Al Imran : 179)”, Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, (Al An’am :59), dan ” …”Sesungguhnya yang ghaib itu kepunyaan Allah; sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersama kamu termasuk orang-orang yang menunggu”. (Yunus : 20)

Penutup

Segala puji bagi Alllah Subhana wata’ala yang telah memberikan kemampuan dan rahmatnya kepada penulis untuk memberikan tanggapan terhadap buku “Tijaniyah Menjawab dengan Kitab dan Sunnah” Karya KH Sholeh Basalamah dan KH Drs. Misbahul Anam MT

الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ – وَاَللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Discussion

Comments are closed.

Boookmark Me

Bookmark and Share

Googlebot

SEO Monitor

Powered by  MyPagerank.Net

Readers

%d bloggers like this: