//
you're reading...
Syubhat Tarekat Tijaniyyah

Syubhat Tarekat Tijaniyyah – Masalah 6

Pada hal 51 tertulis, Sesungguhnya persoalan tarekat ini bukan persoalan baru dalam islam, karena Rasulullah Saw bersabda, yang artinya: “Syari’atku datang dengan membawa 360 tarekat, siapa yang menempuh salah satunya pasti akan selamat.” (kitab Mizanul Qubra Juz I hal 30). Secara mafhum mukhalafah dapat dikatakan, bahwa orang yang tidak bertarekat tidak akan selamat”.

Tanggapan: Apakah ini hadist yang datangnya dari Rasullulah sholallhu ‘alaihi wassalam? Masih pada halaman yang sama (hal 51) tertulis Secara mafhum mukhalafah dapat dikatakan, bahwa orang yang tidak bertarekat tidak akan selamat”.

Tanggapan: Apakah para sahabat rasulullah, tabiin, tabi’ut tabiin dan umatnya yang tidak ikut salah satu dari 360 tarekat tersebut tidak akan selamat? Adakah dalil yang sahih mengenai hal ini? Perkataan “secara mafhum mukhalafah dapat dikatakan, bahwa orang yang tidak bertarekat tidak akan selamat” adalah perkataan yang tidak didasarkan kepada dalil yang kuat. Lebih jelasnya kan saya sampaikan pada permasalahan no. 14.

Kesimpulan:

Kedua hadist tersebut tidak menyebut sanad hadist yang diketahui oleh khalayak ramai dan sesuai syarat hadist sahih yang telah di tentukan oleh ahli hadist.

الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ – وَاَللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Discussion

Comments are closed.

Boookmark Me

Bookmark and Share

Googlebot

SEO Monitor

Powered by  MyPagerank.Net

Readers

%d bloggers like this: