//
you're reading...
Ilmu-ilmu Hadits

Hadist Pada Masa Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam

Pengantar

Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam menghabiskan 23 tahun untuk mendakwahkan Islam, menyamaikan hokum-hukum dan ajaran-ajarannya. Sehingga kepulauan Arabia dan sekitarnya telah memeluk agama hanif ini. Jangka waktu selama itu sekaligus merupakan periode pengajaran praktis dan sendi dasar bagi pembangunan peradaban Islam yang luhur, yang telah merubah wajah sejarah dan mengembankannya dengan senjata peradaban disegala aspek kehidupan.

Menyampaikan risalah dan amanah merupakan tugas penting dangat berat dan penuh resiko yang hanya mampu dipikul oleh rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati. Allah telah memilih Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam, mendidik dan megajar beliau dengan perhatian-Nya yang bersifat ketuhanan, gar beliau mampu memangku risalah dan menyampaikannya. Oleh karena itu, Dia membekali beliau Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam dengan bekal yang agung, baik dari aspek keilmuan maupun aspek etika.

Karena itu, Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam dihiasi dengan sifat-sifat luhur dan memiliki pribadi terdidik yang merupakan model munculnya pekerti mulia dan yang akan memancarkan sikap-sikap terpuji. Semua ini bisa kia buktikan melalui penghargai langsung dari Allah Subhaana wata’ala dengan firman-Nya:

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. [Al Qalam : 4]

Adapun dari aspek keilmuan Allah telah melapangkan dada beliau dan mengajarkan segala sesuatu yang belum beliau ketahui. Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam mencapai puncak keilmuan yang belum pernah dicapai oleh manusia manapun. Beliau menjadi rujukan utama kaum muslimin berkenaan dengan hokum-hukum Al Qur’an dan ajaran-ajaran Islam. Beliau kemudian memahamkan kepada manusia dan menjelaskannya kepada mereka dengan sunah yang suci dan petunjuk yang mulia. Beliau merupakan penuntun utama dan pembimbing terpercaya menuju jalan yang lurus.

Metode Pengajaran Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam kepada para Sahabat.

Sebelum membahas metode pengajaran Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam kepada para sahabatnya, maka ada baiknya kita mengetahui pandangan syari’at kepada kegiatan belajar dan belajar. Disamping itu, hal tersebut juga dapat membawa dampak positif terhadap perkembangan, penjagaan, pemeliharaan hadits, serta perhatian serius pada setiap periode perkembangan hadits.

Bagaimana perhatian Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam terhadap para penuntut ilmu dan perintah tegas beliau untuk menuntutnya. Karena hal ini memiliki kaitan erat dengan hal yang akan dibicarakan nantinya, di samping memiliki pengaruh mendalam terhadap Al Qur’an serta penjagaan sunnah.

Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam memerintahkan dengan tegas untuk menuntut ilmu dan menjelaskan status ulama, beliau bersabda :

Siapa yang Allah kehendaki baik, maka Allah akan memahamkannya tentang agama.[1]

Menuntut ilmu diwajibkan atas setiap muslim.[2]

Disamping memerintah keras untuk menuntut ilmu, beliau juga memerintah untuk menyampaikannya kepada orang lain. Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam bersabda

Hendaknya yang ada disini menyampaikan (apa yang diperolehnya) kepada yang tidak ada. Banyak orang yang disampaikan (ilmu kepadanya ole orang lain) lebih mengerti daripada yang mendengar daripada yang mendengar (langsung dari sumbernya). [3]

Juga sabda Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam lainnya

Allah akan memperhatikan seseorang yang mendengar dari kami sebuah hadits, lalu menghafalnya sampai bisa menyampaikannya (kepada orang lain), karena banyak orang yang disampaikan (hadits kepadanya oleh orang lain) lebih menghafalnya daripada yang mendengar (hadits itu langsung dari sumbernya)[4]

Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam menjelaskan status ulama, dengan sabdanya

Ulama adalah pewaris para Nabi. [5]

Tidak termasuk umatku, orang yang tidak menghargai para orang tua, tidak meyanyangi yang kecil dan tidak mengerti hak orang yang berilmu di antara kami.[6]

Yang berilmu dan meminta ilmu sama-sama mendapatkan pahala. [7]

Barang siapa yang pagi-pagi pergi ke Msjid semata-mata karena untuk mempelajari kebaikan atau mengajarkannya, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala yang dapat oleh orang yang sempurna hajinya.[8]

Dan sabda lainnya

Barang siapa menempuh perjalanan untuk menuntut ilmu, maka allah akan mempermudah untuknya jalan menuju syurga. Dan tidaklah berkumpul suatu kaum di salah satu Masjid sambil membaca Kitabullah dan saling belajar, kecuali Allah akan menurunkan ketentraman kepada mereka, mereka akan akan dilimpahi rahmat, dikelilingi malaikat dan akan disebut-sebut oleh Allah di antara makhluk disisi-Nya…[9]

Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam tidak hanya memerintahkan untuk menuntut ilmu dan menyampaikannya, akan tetapi berlemah lembut kepada orang-orang yang bertanya mengenai hadits, sabda beliau

Sesungguhnya akan datang sesudahku suatu kaum yang menanyakan kepada kalian hadits dariku. Bila mereka datang kepada kalian, maka bersikap lema lembutlah kepada mereka dan berilah mereka hadits. [10]

Begitulah semangat syari’at memotivasi kita untuk belajar, Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam mempratekan hal itu, beliau membangkitkan semangat menuntut ilmu, berpesan kepada murid (para sahabat), menjelaskan pahala yang akan diperoleh hingga terungkaplah berbgai jenis ilmu dan terbukalah pintu ilmu bagi seluruh penuntutnya, yang tidak ada lagi penghalang antara ilmu itu dan antara mereka.

InsyaAllah bersambung kepada Metode Pengajaran Rasulullah Sholallahu ‘alahi wasallam kepada para sahabatnya.


[1] Musnad Ahmad, dari Abu Hurairah ra, hal 180, No. 719, JUZ XII

[2] HR Ibnu Majah, dari Anas ra, hal hal 5, Juz I

[3] HR Shahih Bukhori bi Hasyiyah as sandy, hal 23, Juz I

[4] Musnad Ahmad, dari Abdullah ibn Mas’ud, hal 96, No. 4157, Juz VI

[5] Lihat Majma’ AzZawa’id hal 121 Juz I

[6] Lihat Majma az Zawa’id hal 127 Juz I

[7] Lihat Jami’ bayyan al-ilm wa Fadhlih, hal 28, Juz I

[8] Lihat Majma Az Zawa’id, hal 123, Juz I

[9] Musnad Ahmad, hal 161, hadits No. 4721, Juz XIII

[10] Lihat Syaraf Ashhab al-hadits, hal 72/A

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Boookmark Me

Bookmark and Share

Googlebot

SEO Monitor

Powered by  MyPagerank.Net

Readers

%d bloggers like this: