//
Buku Tamu

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kritik dan saran yang membangun saya tunggu yah disini…..

Wa’alaikumsalam Warahmatullahi wabarakatuh,

A Dani Permana

Kembali ke http://adanipermana.co.cc

Discussion

45 thoughts on “Buku Tamu

  1. assalamu’alaikum wr wb,
    Jazaakallah, blog yang luar biasa membantu umat…mudah-mudahan banyak yang belajar dari sini dengan menjalankan as sunnah…amiin

    Posted by Ririn | August 8, 2008, 2:52 pm
  2. Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,

    InsyaAllah, semoga blog ini menjadi sarana bagi para ikhwan dan akhwat dalam menuntut ilmu.

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh,
    Ahmad Dani Permana

    Posted by Dani Permana | August 8, 2008, 4:50 pm
  3. Assalamu’alaykum warohmatuLLAH,

    JazakaLLAH. Kisah mas Dani dari belum bisa bahasa Arab sampai bisa menerjemahkan bahkan menulis artikel seperti dalam blog ini menginspirasi kami untuk mulai belajar bahasa Arab dalam rangka mempelajari Islam lebih dalam langsung dari Qur’an dan Hadist.
    Semoga menjadi amal jariyah untuk mas Dani. Amin

    Posted by Abu Hanifah | August 29, 2008, 11:18 am
  4. Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabaraktuh,

    InsyaAllah akh abu Hanifah menjadi amal kita bersama.

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
    Ahmad dani Permana

    Posted by A Dani Permana | August 30, 2008, 8:51 pm
  5. Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Kunjungan pertama nih,..
    Gudang ilmu ternyata, senang bisa kenal AA Dani
    Semoga bisa belajar dari AA Dani

    Wassalamau ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Posted by khusen | September 1, 2008, 11:34 am
  6. Mas Dani, tulisannya kurang kontras, tolong diberi warna yang kontras , hitam atau biru tua, mata cepat lelah baca tulisan warna abu-abu di background abu-abu.

    Posted by Tamu | September 2, 2008, 1:30 pm
  7. Assalamu`alaykum Ustadz Dani, Jazakallahukhairan atas blog yg sarat dengan ilmu yg bermanfaat ini.

    Kalo antum berkenan dan ga keberatan, saya berharap boleh belajar dan berdiskusi dengan antum, akhiy.
    Walaupun hanya melalui dunia maya ini (via email)

    Wassalamu’alaikum
    Abu Khayrah

    Posted by Abu Khayrah | September 2, 2008, 4:55 pm
  8. Wa’alaikumsalam Warahmatullah Wabarakatuh,

    InsyaAllah saya berkenan

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh,
    Dani Permnana

    Posted by attanzil | September 3, 2008, 11:04 am
  9. Assalamu’alaikum wr.wb
    Salam kenal

    Posted by sufimuda | September 4, 2008, 4:25 pm
  10. Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,

    Sama-sama salam kenal, semoga kita akan selalu bersilatuhrahiim.

    wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,
    A Dani Permana

    Posted by attanzil | September 4, 2008, 9:10 pm
  11. Assalamualaikum, Salam Ukhuwah ^_^

    Posted by Abu Uwais | September 8, 2008, 4:20 am
  12. Wa’alaikum salam Warahmatullahi Wabarakatuh,

    Salam kenal akhi…

    Ahmad Dani Permana

    Posted by attanzil | September 8, 2008, 12:08 pm
  13. Assalamualaikum a dani…
    just visiting =)

    great blog u got here…some day i ll built the same…InsyaAllah…setidaknya untuk kapasitas sy =)

    keep productive bro

    Posted by Musashi | September 14, 2008, 2:34 pm
  14. Assalamualaikum, Salam Ukhuwah
    pencinta a.hassan yang membuka kedunguan beragama dalam masyarakat dan jiran tetangga.semuga gantinya ku temui disini insyaAllah.

    Wa’alaikumsalam warahmatullahi Wabarakatuh,
    InsyaAllah, jazakallahu ahsanu jaza atas supportnya.

    A Dani permana

    Posted by Haikal | September 22, 2008, 5:24 pm
  15. Alhamdulillah, Mas Adani banyak Ilmu yang bisa di kongsi bersama. Mohon tidak keberatan saya copy dan sebarkan di blog beragas ye.
    Sukron.

    Tanggapan
    Silahkan, jazakallahu ahsanu jaza

    A Dani Permana

    Posted by agas | September 25, 2008, 8:59 pm
  16. Assalaamu’alaikum mas..
    salam kenal. Blog yang mas buat ini cukup bagus isinya untuk memperkaya khazanah beragama namun alangkah bagusnya apabila tidak menfatwakan bidah & sesat terhadap suatu ajaran khususnya tarekat (Tijaniah) didalam blog ini. Sebaiknya mas gali dulu secara mendalam langsung dari orang-orang yang berkompeten dan berwenang seperti orang-orang ditarekat Tijaniah, organisasi NU dan lainnya.
    syukron

    Reza

    Tanggapan
    Wa’alaikumsalam warahmatullahi Wabarakatuh,

    Sama salam kenal dari saya, ya akhi jika memang ditemukan fatwa atau pendapat yang tidak sesuai dengan pemahaman antum yang ada selama ini, maka bantahlah dengan ilmu, apa-apa yang saya katakan di blog ini InsyaAllah sudah ada ulama yang shalih dan sahih ilmunya yang mendahuli.

    Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,
    A Dani Permana

    Posted by Riza | October 7, 2008, 9:42 pm
  17. Kang, mohon kerelaan jika materinya di ‘copy’ dan disebarkan ya. Hanya Allooh yang akan membalas dengan pantas apa yang kita amalkan. Haturnuhun.

    Tanggapan:

    Silahkan, saya berbahagia jika ilmu yang ada di blog ini tersebar luas.
    Jazakallahu ahsanu jaza.
    A Dani Permana

    Posted by taufik | October 10, 2008, 4:40 pm
  18. Assalamualaikum.
    Terima kasih atas kehadiran blog ini, sangat menambah wawasan keislaman saya.
    tks

    Tanggapan:
    Wa’alaikumsalam Warahamtullahi Wabaraktuh,
    Alhamdulillah, semoga kita sama-sama mendapatkan manfaat

    Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh,
    A Dani Permana

    Posted by tanzil | November 11, 2008, 11:03 am
  19. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Akh, salam ta’aruf. Akhir2 nie ana lihat acara tv tentang pembuatan blog. Pas ana liat blog antum, ana juga tertarik untuk berkreasi, so antum is one of my inspirators. Alhamdulillah. Jujur ana kurang menguasai masalah dunia maya, so tolong kirim langkah-langkah cara membuat blog sendiri. Mdh2-an jadi amal dan langkah ke depan dalam memperluas dakwah Islam. amin. Jazakallah.Wassalamu’alaikum Wr.Wb

    Tanggapan:
    Wa’alaikumsalam warahmatullahi Wabarakatuh,

    Jazakallahu ahsanu jaza telah mampir ke blog ana, sebenarnya blog ana http://adanipermana.co.cc bukanlah blog buatan sendiri melainkan masih menggunakan wordpress template, namun sedikit diberikan sentuhan script biar menarik. InsyaAllah saya akan buat langkah-langkah untuk membuat log sendiri dengan domain gratis di http://www.co.cc.

    Wa’alaikumsalam warahmatullahi Wabarakatuh,
    A Dani Permana

    Posted by Ibnu Ummi | November 11, 2008, 11:41 am
  20. ane setuju dengan pendapat antum: bantahlah dengan ilmu. setiap amal harus dilandasi ilmu, supaya tidak seperti yahudi yang berilmu tapi tidak beramal, atau seperti nasrani yang beramal tanpa didasari ilmu.

    salam ta`aruf akh dani

    widi
    universitas-quran.com

    Posted by widi | December 4, 2008, 9:16 pm
  21. Tanggapan

    Ya, Memang beitulah seharusnya, membantah sesuatu harus dilandasi dengan ilmu

    Sama-sama akhi Widi
    Jazakallahau telah berkunjung ke blog ana
    Wa’alaikumsalam warahmatullahi Wabarakatuh,
    A Dani Permana

    Posted by attanzil | December 5, 2008, 9:10 am
  22. Aslalamualaikum wr wb

    Alhamndulillah isi blog ini sangat berguna untuk bekal keseimbangan hidup dunia akhirat.

    Blog kita ada kesamaan tema, meskipun sedikit berbeda metodologinya kita dapat bertukar link , supaya semua jadi lebih manfaat dan barokah,

    Bagaimana Pak Ustadz Adanipermana ?

    Semoga berkenan.

    Ditunggu tanggapannya

    alhamndulillah jazaakumullohu khoiro

    Wasalam

    Hari Wuryanto

    Posted by Hari Wuryanto | December 12, 2008, 10:07 am
  23. bagus sekali untuk menambah wawasan. semoga tetap berkarya.

    Posted by yelfi hendri | December 13, 2008, 12:04 pm
  24. Tanggapan Untuk Akh Heri Wuryanto

    Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabaraktuh,

    Jazakallahu ahsanu jaza telah mampir ke blog saya, InsyaAllah dengan antum sudah memsukan komentar di blog saya secara otomatis Blog antum sudah terindex di blog ini.

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi Wabarakatuh,
    A Dani Permana

    Posted by A Dani Permana | December 13, 2008, 11:47 pm
  25. Asalamu’alaikum wr wb,

    Pak Ustad Adani Permana perkenakan kami mengajukan permasalahan yang kami temui tentang makna Al-Quran Surat Ali Imron (3) ayat 103.

    Pada penggalan kata “ wa’tashimu bi hablillahi jamii’an wa la tafarroquu”…….al-ayah Menurut terjamahan Al-Quran versi DEPAG RI sebagai berikut “ Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Alloh , dan janganlah kamu bercerai-berai….”

    Menurut hemat kami sesuai dengan pengajian di majelis ta’lim kami dari makna Al-Quran versi DEPAG RI tersebut ada sepotong kata Bahasa Arab yang tidak ada maknannya yaitu kata “ Jamii’aan”

    Makna lengkapnya menurut pengajian kami adalah “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Alloh DENGAN JARA BERJAMAAH, dan janganlah kamu bercerai-berai…”

    Sebagai informasi metode pengajian di majelis ta’lim kampung saya , dengan cara memaknai kata demi kata dari bahasa Arab baik ketika mengkaji al-Quran maupun al-Hadis sohih, kemudian diterangkan maksudnya ditinjau dari kupasan dan konfirmasi hadis-hadis yang relefan.

    Mohon kiranya Pak Ustadz Adani Permana sudi untuk memberikan penjelasan mengapa kata ‘JAMII’AAN” menjadi tidak ada maknanya, padahal itu mengandung pengertian yangsangat mendasar dan penting.
    Harapan kami supaya ada penerangan tentang masalah ini untuk kalangan umat Islam pencari petunjuk jalan kebenaran.

    Jazakallohu khoiro.
    Wasalam

    Posted by Hari Wuryanto | December 15, 2008, 12:31 pm
  26. Tanggapan untuk Akh Hari Wuryanto

    Wa’alaikumsalam Waramatullahi Wabarakatuh,

    Jazakallahu ahsanu jaza sudah mampir ke blog saya, mengenai pertanyaan antum, ana tidak bisa memberikan penjelasan yang memadai karena keterbatasan ilmu, beriukut urainnya..

    عَنْ عَبْد اللَّه بْن مَسْعُود أَنَّهُ قَالَ فِي قَوْله : { وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّه جَمِيعًا } قَالَ : الْجَمَاعَة

    Ibnu Mas’ud berkata Tentang firman Allah : { وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّه جَمِيعًا} ia berkata : Al jama’ah.

    Sumber : Tafsir At Thobari : http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispTafsser.asp?nType=1&bm=&nSeg=0&l=arb&nSora=3&nAya=103&taf=TABARY&tashkeel=0

    Al jama’ah ini sebagaimana yang di maksud dalam hadits Rasulullah

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Yahudi telah terpecah menjadi 71 golongan; satu golongan masuk surga, 70 golongan masuk neraka. Nashrani terpecah menjadi 72 golongan; satu golongan masuk surga, 71 golongan masuk neraka. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, umatku akan terpecah menjadi 73 golongan; satu golongan masuk surga dan 72 golongan masuk neraka. Ada sahabat yang bertanya,’Wahai Rasulullah! Siapa mereka yang masuk surga itu?’ Beliau menjawab, ‘Mereka adalah Al-Jama’ah‘.” (HR. Ibnu Majah, Abu Daud, dishahihkan Syaikh Al Albani).

    Dan dalam riwayat yang lain :

    “Artinya : Telah berpecah kaum Yahudi menjadi tujuh puluh satu golongan ; dan telah berpecah kaum Nashara menjadi tujuh puluh dua golongan ; sedang umatku akan berpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan, semuanya akan masuk neraka kecuali satu. Maka kami-pun bertanya, siapakah yang satu itu ya Rasulullah ..? ; beliau menjawab : yaitu barang-siapa yang berada pada apa-apa yang aku dan para sahabatku jalani hari ini”. [Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi 5/2641 dan Al-Hakim di dalam Mustadraknya I/128-129, dan Imam Al-Ajury di dalam Asy-Syari’ah hal.16 dan Imam Ibnu Nashr Al-Mawarzy di dalam As-Sunnah hal 22-23 cetakan Yayasan Kutubus Tsaqofiyyah 1408, dan Imam Al-Lalikaai dalam Syar Ushul I’tiqaad Ahlus Sunnah Wal-Jama’ah I nomor 145-147]

    Dari Ibnu Mas’ud berkata, “Pada suatu hari Rasulullah sholallohu ‘alaihi wassalam membuat sebuah garis lurus dan bersabda: ‘Ini adalah jalan Allah.’ Kemudian beliau membuat garis-garis lain di kanan kirinya, dan bersabda: ‘Ini jalan-jalan lain dan pada setiap jalan ini terdapat setan yang menyeru ke jalan-jalan tersebut.’ Beliau lalu membaca (firman Allah ta’ala): ‘Dan sesungguhnya inilah jalanKu yang lurus. Oleh karena itu, ikutilah. Janganlah kamu mengikuti jalan-jalan lain yang akan memecah belah kamu dari jalanNya.’” (QS. Al An’am 153)

    Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat, (Al Imran : 105).

    Kita dapat mengetahui bahwa pada masa Rasulullah dan Jama’ahnya/sahabatnya islam tegak dengan lurus karena mereka memegang tali Allah yakni Al Qur’an, sebagaimana beberapa pendapat dari Qotadah, As Suddi. Ada sebuah hadist yang diriwayatkan secara marfu’ dari Al Arist al A’war dari ‘Ali tentang sifat Al Qur’an, dia berkata “Al Qur’an merupakan Tali Alah yang kuat dan jaln-Nya yang lurus. Ada juga hadist yang menjelaskan makna ayat ini, Al Hafidz Ath Thobari meriwayatkan dari sanadnya dari Abu said, dia berkata Rasulullah bersabda : Kitab Allah meupakan tali Allah yang memanjang dari langit dan bumi.

    Pembahasan

    Jika yang dipertanyakan mengapa DEPAG tidak mengartikan lafazd “Jami’an” pada Surah Al Im’ran ayat 103, tentu saja jawabannya “saya tidak mengetahui”. dan juga saya tidak ingin menjawab tanpa illmu dan berprasangka buruk kepada Team penerjemah DEPAG. Padahal arti yang benar menurut lafazhnya adalah seperti yang antum sebutkan “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah DENGAN CARA BERJAMAAH,”

    Karena dengan bersatu/berjama’ah Islam akan kuat, dan Allah melarang berpecah belah sebagimana sambungan ayat berikutnya… “وَلا تَفَرَّقُوا” (janganlah berpecah belah)

    Sebagaimana juga sabda Rasulullah “Sesungguhnya Allah menyukai tiga erkara dan membencimu tiga perkara, Dia Ridho kepadamu jika kamu menyembahnya dan tidak menyekutukannya dengan apapun, agar kamu berpegang teguh kepada tali Allah dan tidak bercerai berai, dan agar kamu setia kepada orang-orang yang telah diserahi urusanmu oleh Allah. Da Allah murka kepadamu lantaran tida perkara, banyak biacara, banyak bertanya, dan menghamburkan harta. [HR Muslim dari Abu Hurairah]

    Wallahu’alam bishowab

    Wa’alaikumsalam warahmatullahi Wabarakatuh,

    A Dani Permana

    Posted by A Dani Permana | December 15, 2008, 4:19 pm
  27. Alhamndulillah jazaakallohu khoiro atas jawabannya.

    Wah buanyak deh dalil nya nih, dan juga disebutkan sumber dalilnya.

    Pada prinsipnya pengertian jamii’an yang kita pahamai secara garis besar seperti yang Pak Ustadz paparkan di atas.

    Cuma gini Pak Ustadz tentang pemaknaan pada AL-Quran versi DEPAG RI yang mana jamiian diartikan DENGAN CARA BERJAMAAH tetapi kenyataannya tidak diartikan,

    lha ini kan bagaimanapun namanya pengurangan / penyembunyian keterangan.

    Nah kita sebagai generasi penerus dari Bapak-bapak penterjemah tersebut dan mengetahui adanya kekurangan / penyimpangan tersebut , apa sebaiknya sikap kita , Pak Ustadz ?

    Akankah kita hanya akan diam saja, membiarkan firman Alloh tetap seperti ini adanya?

    Sedangkan kalau kita mengkaji QS Al-Baqoroh (2) : 159-160 “ Inna ladziina yak tumuna ma an zalna minal bay-yinati wal huda min ba’di ma bay-yanahu li nasi fil kitabi, ulaika yal’anuhumullohu wa yal ‘anuhumul la’inuun. Il-la ladziina tabu wa aslahu wa bay-yanu fa ulaika atuubu ‘alaihim wa anat-tawaabur –rohiim”.

    Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan dari apa yang Kami (Alloh) turunkan diantara keterangan dan petunjuk sesudah Kami jelaskan di dalam kitab, mereka itulah orang dilaknati Alloh SWT dan juga dlaknati oleh seluruh makhluk (seluruh manusia, malaikat dll)

    Kecuali orang yang bertaubat, memperbaiki dan menjelaskan ( klarifikasi kembali). Maka mereka itulah yang aku terima taubatnya, dan Kami Dzat Yang Menerima Taubat.

    Bukankah kalau kita tahu dan mau mengingatkan itu kan baik, kecuali kalau kita sama-sama tidak tahu, mo dibilang apa.

    Saya rasa ini bukan urusan remeh, ini serius tentu bagi orang yang peduli terhadap nasib Kitabillah yang kita terima sebagai amanah di bumi ini.

    Bagaimana kita mau menutup mata, di mana hati nurani kita, bukankah Al-Quran ini dipakai rujukan seluruh lembaga pendidikan formal yang berbasik agama, MI, MTS sampai IAIN, lembaga pengajian,dijadikan bahan hujah bagi para mubaligh, ustadz, sebagai tempat menimba ilmu bagi orang yang kehausan ,sebagai pedoman hidup manusia se Indonesia, dll.

    Bukannya saya mo usil, mencari sensai, merasa pintar, memancing kontroversi tapi sara rasa inilah bidang kita, yang meski masih dangkal namun dengan suara yang lemah dan pikiran kita dapat memberikan kontribusi kepada pihak pemerintah dalam hal ini DEPAG RI.

    Keberanian saya pribadi mengungkap temuan ini dilatarbelakangi sebuah hadits riwayat Ahmad wa Tirmidzi wa Hakim Wa Baihaqi dalam Kitabul Kutbah fii Muhtarul Adilah “ alaa laa yamna’anna rojulan mahabatunasi an yatakallama bil haqi idza ‘alimahu, alaa inna afdholal jihaadi kalimatu haqin ‘inda sultoonin jair”
    = ingatlah, sungguh jangan seseorang tercegah oleh rasa takutnya pada manusia untuk mengatakan barang hak apabila dia mengetahuinya, ingatlah se-afdholnya jihad adalah kalimat hak di sisi penguasa yang menyimpang”.

    Inilah salah satu pengertian / konsep jihad / membela agama Alloh dengan diri, pikiran dan tenaga.

    Bagaimana Pak Ustadz?

    Mohon maaf sekiranya ini membuat tidak berkenan.
    Wa salam

    Hari Wuryanto

    Posted by Hari Wuryanto | December 16, 2008, 1:03 am
  28. Tanggapan
    {Hari Wuryanto Wrote}

    Cuma gini Pak Ustadz tentang pemaknaan pada AL-Quran versi DEPAG RI yang mana jamiian diartikan DENGAN CARA BERJAMAAH tetapi kenyataannya tidak diartikan,
    lha ini kan bagaimanapun namanya pengurangan / penyembunyian keterangan.

    {Dani} sssttt,. Terlebih baik jangan menuduh yang engga-engga terlebih dahulu, sebelum anda meminta klarifikasi kepada pihak Depag, segala sesuatu harus bertabayun dahulu, dan dialog.


    {Hari Wuryanto Wrote}

    Nah kita sebagai generasi penerus dari Bapak-bapak penterjemah tersebut dan mengetahui adanya kekurangan / penyimpangan tersebut , apa sebaiknya sikap kita , Pak Ustadz ? Akankah kita hanya akan diam saja, membiarkan firman Alloh tetap seperti ini adanya?

    [Dani]

    Mungkin antum dan jama’ah antum bisa mengirim surat ke DEPAG mengenai terjemahan tersebut, karena hal itu terlebih baik sebelum menyalahkan pihak lain. Karena saya berpikir pihak DEPAG memiliki argument yang memadai mengapa mereka tidak menterjemahkan lafadz “Jami’an”.

    {Hari Wuryanto Wrote}

    Bukankah kalau kita tahu dan mau mengingatkan itu kan baik, kecuali kalau kita sama-sama tidak tahu, mo dibilang apa.
    Saya rasa ini bukan urusan remeh, ini serius tentu bagi orang yang peduli terhadap nasib Kitabillah yang kita terima sebagai amanah di bumi ini.
    Bagaimana kita mau menutup mata, di mana hati nurani kita, bukankah Al-Quran ini dipakai rujukan seluruh lembaga pendidikan formal yang berbasik agama, MI, MTS sampai IAIN, lembaga pengajian,dijadikan bahan hujah bagi para mubaligh, ustadz, sebagai tempat menimba ilmu bagi orang yang kehausan ,sebagai pedoman hidup manusia se Indonesia, dll.

    [Dani] Nah langkah-langkah anda untuk memperbaiki kekurangan terjemah dari lafadz “jami’an” bagaimana?

    Posted by A Dani Permana | December 16, 2008, 9:34 am
  29. Semua yang saya paparkan adalah fakta yang saya temukan (sementara menurut saya) bagaimana dengan yang lain sebagai bahan konformasi.
    Saya menyadari tidak sebegitu mudah untuk merubah apalagi ke tingkat DEPAG RI. ini mungkin sudah systemnya begitu.

    Namu yang lebih penting bagi saya adalah penyadaran bahwa mempelajari ilmu agama tidak cukup dengan autodidaktik semata, membaca-baca, namun untuk mencari kebenaran hakiki perlu bimbingan yang insentif, bimbingan secara terprogram dan berkelanjutan.

    pembelajaran agama dengan media apapun baik ,cetak, elektronik hanyalah sebagai tahap awal motivasi, namun untuk “menunjukkan” apalagi agama tidak sekedar pengetahuan sebatas teori namun perlu praktek amalan yang memerlukan contoh peragaan.

    Ikuti pembinaan tang insentif melalui majelis ta’lim , maka kita dapat sepuasnya bertanya tentang suatu praktek amalan.

    Dengan hanya membaca-baca buku-buku agama sendiri, kalau ada kejanggalan dan keraguan rasanya sulit untuk konfirmasi.

    Posted by Hari Wuryanto | December 22, 2008, 12:47 pm
  30. Sebuah hadits menerangkan ” ilmu adalah agama, solat adalah agama , maka lihatlah dari siapa engkau mengambail ilmu (agama) darinya dan (lihatlah)bagaimana engkau solat pada ini solat, karena sesungguhnya kamu akan ditanya di hari kiamat.”

    Bukan berarti hadits di atas melawan sebuah hadits lain ” lihatlah apa yang dikatakan jangan engkau lihat siapa yang berkata”

    Dari kedua hadits dapat diambil suatu pengertian.

    Posted by Hari Wuryanto | December 28, 2008, 10:47 pm
  31. Assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu

    Teruskan berdakwah dan berjuang sebagaimana jalan para Nabi ‘alaihim ash-shalaatu wa as-salaam dan para ‘Ulama dengan menyebarkan ilmu sebelum jihad dengan pedang. Salut keistiqamahan antum setiap hari posting, semoga ALLAH menjaga dan menambah ilmu kita semua dan membangkitkan semangat untuk selalu menyebarkan ilmu al-Quran dan as-Sunnah sesuai pemahaman as-salaf ash-shalih.

    Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu

    Posted by Abu Ali | January 15, 2009, 9:09 pm
  32. Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,

    Jazakallahu ahsanu jaza atas kunjungan antum ke blog ana, semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba Allah yang selalu berada di jalan-Nya. Amin

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
    A Dani Permana

    Posted by adanipermana | January 15, 2009, 11:10 pm
  33. Assalamu’alaikum…
    Sangat bermanfaat blognya…

    Posted by mamas86 | February 20, 2009, 6:50 am
  34. Assalamu’alaikum,,,
    Baru sempat liat blognya Ustadz,… Alhamdulillah bisa mendapat ilmu dr sini,,,
    Jazakallah khairan…

    Posted by donalduck | February 27, 2009, 1:54 pm
  35. Assalamu’alaikum….
    baru nemu blog’y, mau nanya nich pendapatnya tentang guru mursyid. Mudah-mudahan bisa ditanggapi.

    Posted by sabani | February 28, 2009, 9:00 am
  36. Assalamu’alaikum,akhi…
    senang sekali bisa bertemu dengan antum. ini kunjungan pertama ana. salam ukhuwah, semoga ana bisa menggali ilmu dari antum lebih banyak lagi. makasih “metode pembelajaran yang diajarkan rosul kepada para sahabat” nya…
    wassalamu’alaikum..

    Tanggapan: Wa’alaikum salam Warahmatullahi Wabarakatuh, Sama-sama semoga kita belajar bersama?

    ADP

    Posted by Silmi Ilma Hasanah | March 25, 2009, 5:50 pm
  37. Jazaakallah, Semoga ini menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua.

    rgds,
    budi99

    Posted by budiman | April 28, 2009, 11:49 am
  38. Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Semoga Allah SWT memberikan balasan yang lebih baik. Amin

    Posted by noor hidayat | May 1, 2009, 12:26 am
  39. Tanggapan

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

    jazakallahu khoiron telah mampir ke Blog Ana, semoga Allah juga memberikan balasan yang baik kepada kita semua. Amin

    Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
    A Dani Permana

    Posted by attanzil | May 1, 2009, 3:37 am
  40. Nice blog ^_^

    Posted by Rona | May 8, 2009, 12:53 pm
  41. Assalamu’alaikum,

    terimakasih, sudah bikin saya sadar, kalau selama ini saya banyak membuang waktu. (curhat;p )

    padahal banyak ilmu, terutama ilmu agama, yg bisa di upgrade terus…..kalo niat:) . ya seperti yg mas lakukan ini.

    Wassalam.

    Posted by savitri | May 21, 2009, 2:15 pm
  42. Tanggapan
    Wa’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,

    Jazakallahu ahsanu jaza telah mampir di blog ini, semoga kita sama-sama belajar tentang dienul haq ini secara bersama-sama.

    A Dani Permana

    Posted by attanzil | May 21, 2009, 6:50 pm
  43. maaf. artikel saya koppy.
    email; miftah.iain@gmail.com
    blog; miftah8515.blogsport.com

    Posted by miftahululum | May 23, 2009, 3:40 pm
  44. Nice blog…salam kenal

    Posted by sabani | August 24, 2009, 5:21 pm
  45. Nice blog…salam kenal, NUHUN PISAN KANG ELMUNA

    Posted by dhani | November 19, 2009, 8:09 am

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Boookmark Me

Bookmark and Share

Googlebot

SEO Monitor

Powered by  MyPagerank.Net

Readers

%d bloggers like this: